Polisi Cari Pemilik Ruko Tempat Korban Mutilasi Ditemukan

14 Mar

VIVAnews – Potongan tubuh korban mutilasi kembali ditemukan, korban yang dipastikan seorang pria paruh baya ini diduga merupakan warga Penjaringan, Jakarta Utara yang hilang sejak beberapa hari lalu. Beberapa saksi di sekitar lokasi kejadian juga sudah diminta keterangannya, termasuk petugas yang menemukan potongan tubuh itu di mana disimpan  di dalam kardus dan tas. Pelaku menempatkan potongan tubuh korban menjadi 4 bagian.

Guna melakukan penyelidikan lebih mendalam, polisi akan meminta keterangan dari pemilik ruko. “Sejauh ini pemilik toko belum kami temukan. Kami masih cari dan tanya istri pemilik toko yang ternyata tinggal di apartemen persis di depan ruko ini,”  kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Komisaris Besar Muhammad Iqbal, Kamis 14 Maret 2013.

Pemilik toko yang berinisial A itu, kata Iqbal memang belum ditemukan, tetapi dia memastikan belum menetapkan status tersangka kepada yang bersangkutan. Polisi masih melakukan pencarian terlebih dahulu.

Menurutnya, pemilik toko tersebut dicari untuk dimintai keterangan seputar keberadaan potongan tubuh tersebut di ruko miliknya. “Ya belum tentu juga dia pelakunya. Kami harus temukan dia dulu dan kami tanyakan perihal temuan ini. Baru nanti kalau sudah jelas, kami bisa mengarah kepada tersangka dalam kasus ini,” kata Iqbal.

Penemuan korban mutilasi ini sendiri berkat  laporan dari salah satu warga di Polsek Penjaringan. Warga tersebut mengaku kehilangan anggota keluarganya sudah beberapa hari, dan informasi terakhir menyebutkan jika orang yang hilang itu tengah berada di sebuah ruko yang terletak jalan Lodan Raya, areal Kompleks Apartemen Mediterania Marina, Ancol, Blok 26 D, Pademangan, Jakarta Utara.

Setelah polisi menyisir tempat itu, yang ditemukan potongan tubuh. “Sejauh ini korban diduga berinisial TA dengan kisaran usia 45-50 tahun yang tinggal di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara. Dugaan tersebut didapat berdasarkan keterangan istri TA yang melaporkan kehilangan kontak dengan TA sejak Senin kemarin,” kata Iqbal.

Pihak kepolisian sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan forensik untuk memastikan apakah benar potongan tubuh tersebut merupakan potongan tubuh TA. “Tetapi, berdasarkan pengakuan istri TA, perhiasan korban ada kesamaan dengan perhiasan yang ditemukan di potongan tubuh tersebut,” kata Iqbal.

Advertisements

Polisi Periksa Rekaman CCTV di Lokasi Ledakan Cipete

14 Mar

VIVAnews – Ledakan misterius di kawasan Cipete, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin malam lalu belum terungkap. Namun dari olah tempat kejadian perkara (TKP) di sekitar lokasi ledakan, polisi menemukan adanya kamera closed-circuit television (CCTV) di sana.

“Ada gedung yang memang mengarahkan CCTV ke lokasi sekitar TKP,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Kamis 14 Maret 2013. Polisi pun berharap mendapatkan bukti baru dari hasil pemeriksaan terhadap kamera CCTV itu.
Rikwanto mengatakan, nantinya informasi yang didapatkan dari CCTV itu akan digabungkan dengan keterangan saksi. Sejauh ini polisi telah memeriksa 5 orang saksi yang terdiri dari 2 orang pengendara motor yang kebetulan melewati tempat kejadian ketika terjadi ledakan, dan 3 orang warga sekitar.
Ledakan di Cipete utara itu terjadi dekat rumah milik Kapolda Kalimantan Tengah, Brigjen Polisi Bachtiar Hasanudin Tambunan. Ledakan itu melukai 2 pengendara motor yang sedang melintas berboncengan. Akibat ledakan itu, aspal jalan terkelupas dan serpihannya memercik ke tembok rumah dan pohon yang ada di tempat kejadian.
Menurut salah satu saksi mata, Subhan, pelaku melemparkan barang yang kemudian meledak, sembari berkendara dengan motor. Pelaku melintas dengan kecepatan tinggi mengenakan jaket hitam dan helm full face sehingga wajahnya tak terlihat.